Ditemukan Kasus Anjing Positif Rabies Kegiatan Vaksinasi HPR Dilaksanakan di Banjar Dinas Celuk dan Tiyingtali Kaler

Dalam upaya mencegah penyebaran rabies di wilayah Banjar Dinas Celuk dan Tiyingtali Kaler, kegiatan vaksinasi terhadap Hewan Penular Rabies (HPR) dilaksanakan sejak kemarin hingga hari ini. Program ini digelar sebagai respons cepat setelah ditemukannya seekor anjing yang terkonfirmasi positif rabies.
Menurut keterangan petugas kesehatan hewan, anjing positif rabies tersebut diketahui sempat menggigit anjing lain sebelum kasus ini teridentifikasi. Kondisi ini meningkatkan risiko penularan, sehingga vaksinasi massal terhadap HPR terutama anjing milik warga diprioritaskan untuk memutus rantai penyebaran virus.
Petugas turun langsung ke lapangan untuk memberikan vaksinasi door to door. Warga tampak antusias dan kooperatif membawa hewan peliharaan mereka untuk divaksin.
Pihak terkait menghimbau warga agar tetap waspada dengan menjaga hewan peliharaannya, menghindari kontak dengan hewan liar atau hewan yang menunjukkan gejala tidak normal, serta segera melaporkan jika ada kasus gigitan atau kematian hewan yang mencurigakan.
Dengan adanya langkah cepat ini, diharapkan penyebaran rabies dapat dicegah dan keamanan masyarakat tetap terjaga.