Tiyingtali, 11 November 2025 – sesuai dengan Keputusan Pesangkepan Banjar Adat Tiyingtali Kelod pada hari Minggu, 21 September 2025 bahwa Pemerintah Desa Tiyingtali memfasilitasi Kegiatan Rapat Koordinasi lanjutan membahas rencana Pembangunan Balai Masyarakat. Rapat ini dipimpin oleh Perbekel Desa Tiyingtali dan dihadiri oleh Perangkat Desa, BPD beserta anggota, Ketua LPM, Perwakilan Kelian Keranda Betare Gede Ngurah Sakti, Kelian Sekaa Gong Werdhi Suara Tiyingtali Kelod dan prajuru, Kelian Banjar Adat Tiyingtali Kelod beserta Prajuru dan perwakilan tokoh adat di wilayah banjar adat tiyingtali kelod yang memiliki perhatian terhadap kelancaran kegiatan pembangunan di desa.
Dalam rapat tersebut, dibahas beberapa hal penting terkait rencana Perehaban/Pembangunan Balai Masyarakat yang selama ini menjadi Pusat Kegiatan Masyarakat Desa. Semua peserta rapat sepakat bahwa Pembangunan/Perehaban Balai Masyarakat harus menjadi prioritas utama, mengingat kondisi bangunan yang sudah memerlukan perbaikan agar lebih layak dan nyaman digunakan untuk berbagai kegiatan sosial, rapat, dan pelayanan kepada warga dinas maupun kegiatan adat.
Namun demikian, disadari bahwa kemungkinan terdapat keterbatasan dana di Desa dalam pelaksanaan pembangunan tersebut. Menyikapi hal itu, Tokoh-tokoh masyarakat Desa Tiyingtali yang hadir dengan semangat gotong royong menyatakan kesiapan untuk melakukan urunan atau swadaya apabila dana dari pemerintah desa belum mencukupi karena pos-pos anggaran di desa terbentur aturan yang wajib memenuhi ketentuan Pemerintahan persentase kegiatan apa saja yang dilaksana Desa dalam setahun sudah ditentukan oleh Pemerintah Pusat maupun Kabupaten sehingga desa tidak leluasa didalam mengelola anggaran yang ada di desa. Sikap ini mencerminkan rasa memiliki yang tinggi terhadap fasilitas bersama, karena Balai Masyarakat merupakan milik seluruh warga desa.
Sebagai tindak lanjut dari rapat ini, Pemerintah Desa Tiyingtali diminta untuk menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) terlebih dahulu agar kebutuhan dana dapat dihitung secara jelas, pasti dan transparan. Setelah RAB selesai disusun, akan dilakukan musyawarah lanjutan bersama masyarakat untuk menyepakati langkah pembangunan serta mekanisme pembiayaannya. Dalam rapat tersebut juga disepakati saat selesai Hari Raya Kuningan nanti Perbekel akan mengundang Tokoh Adat saat peninjauan kondisi Balai Masyarakat di Lapangan untuk mengetahui layak di rehab apa pembangunan ulang.
Rapat berlangsung dalam suasana musyawarah mufakat dengan harapan bahwa rencana perehaban balai masyarakat dapat segera terealisasi demi kepentingan bersama seluruh warga Desa Tiyingtali.
Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi tingginya atas kehadiran para tokoh sudah memberikan dukungan yang luar biasa bagi pemerintah desa. Semoga apa yang menjadi harapan kita bersama cepat dapat di wujudkan. Dari untuk kita bersama.





