Jumat, 28 Agustus 2026, Perbekel Tiyingtali bersama Sekretaris Desa dan Kasi Pelayanan menghadiri undangan dari Subak Babakan yang bertempat di Jaba Pura Puseh Desa Adat Tiyingtali.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Babinkamtibmas Desa Tiyingtali, Koordinator PPL Pertanian Kecamatan Abang, Kelian Banjar Adat Tiyingtali Kaler, Kelian Banjar Adat Celuk, Kelian Banjar Adat Tiyingtali Kelod, Prajuru Subak Babakan dari empat Tempek, serta krama Subak Babakan.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan yang telah dilaksanakan di Kantor Desa Tiyingtali pada tanggal 12 Agustus 2026 terkait permasalahan pembuangan limbah dan sampah ke aliran irigasi Subak Babakan.
Permasalahan tersebut menjadi perhatian bersama karena kondisi aliran irigasi sangat berkaitan dengan kelancaran pengairan lahan pertanian, kebersihan lingkungan, serta keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai masukan, pendapat, dan saran disampaikan oleh peserta sebagai bahan untuk mencari solusi yang dapat dilaksanakan secara bersama-sama. Dari hasil pembahasan, diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut:
📜1. Subak Babakan Telah Memiliki Pararem
Subak Babakan telah memiliki Pararem yang mengatur krama Subak, termasuk ketentuan yang berkaitan dengan kewajiban dan tata tertib dalam kehidupan subak.
🤝2. Pararem Akan Disosialisasikan dan Dapat Ditinjau Kembali
Pararem yang telah ada akan terlebih dahulu disosialisasikan kepada krama Subak.
Apabila dalam pelaksanaannya diperlukan peninjauan kembali, maka isi Pararem dapat ditambahkan maupun dikurangi sesuai dengan hasil kesepakatan krama Subak.
📢3. Sosialisasi Dilakukan Sebelum Penerapan Sanksi
Pararem yang telah disepakati wajib disosialisasikan terlebih dahulu kepada seluruh krama Subak sebelum ketentuan mengenai sanksi diterapkan.
Hal ini penting agar seluruh krama mengetahui, memahami, dan memiliki kesadaran bersama terhadap aturan yang berlaku.
📖 4. Akan Diagendakan Pembacaan Pararem
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman krama terhadap aturan yang telah dibuat, akan diagendakan kegiatan pembacaan Pararem Subak Babakan.
Dalam kesempatan tersebut, Perbekel Tiyingtali menyampaikan bahwa Pemerintah Desa siap mendukung program dan upaya Subak Babakan dalam menjaga kebersihan serta kelancaran aliran irigasi.
Pemerintah Desa juga terbuka untuk melakukan kolaborasi dalam penerapan beberapa ketentuan atau sanksi di ranah pemerintahan dinas, sepanjang hal tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dari krama Subak dan dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui pertemuan ini diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara Subak Babakan, Pemerintah Desa, Desa Adat, Babinkamtibmas, penyuluh pertanian, serta seluruh masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian irigasi.
Karena irigasi bukan hanya menjadi tanggung jawab Subak, tetapi merupakan bagian penting dari kehidupan dan keberlangsungan pertanian masyarakat. Oleh karena itu, mari bersama-sama menjaga agar tidak membuang sampah maupun limbah ke saluran irigasi.
Jaga Irigasi, Jaga Lingkungan, Jaga Pertanian Kita.
Aturan Disepakati Bersama, Dilaksanakan Bersama, dan Dijaga Bersama.